Sabtu, 04 Desember 2010

Ada LESU di MGMP ku , Mengapa ????

                   Setiap wadah suatu kegiatan pastilah terkandung harapan bahwa nantinya akan muncul suatu pencerahan baru dari mereka yang ikut andil dan aktif mengikuti semua kegiatan yang diadakan. Pengurus yang terpilih sebenarnya sudah berupaya semaksimal mungkin untuk merangkul semua anggota baik yang berada disekitar kecamatan kota maupun dikecamatan yang lain, upaya itu bisa berupa undangan yang dikirim ke sekolah tempat anggota bertugas atau kadang lewat pesan pendek ( SMS ) ataupun juga melalui jejaring sosial FB ( Facebook ).
                  Apakah kelesuan ini disebabkan karena mereka ; anggota yang jarang bisa hadir (maaf kadang tidak pernah hadir ) sudah menikmati tunjangan profesi dari pemerintah sehingga tidak ada semangat lagi ( kan mereka sudah tidak membutuhkan sertifikat ) seperti dulu ketika sertifikasi belum ada. Jika benar hal itu penyebabnya maka " teramat sangat disayangkan". Bukankah pemberian tunjangan profesi itu adalah Upaya pemerintah untuk menaikkan citra guru agar lebih: kreatif , inovatif, produktif melahirkan terobosan baru dalam pembelajaran yang menyenangkan BUKAN malahan menjadi lesu, lunglai non produktif , non kreatif plus non inovatif. Kok semangatnya tidak segarang seperti ketika menyusun porto folio ya? Ada apa ini ?
                  Tapi untuk lingkup MGMP MATEMATIKA SMA BONDOWOSO , masih pantas mendapat jempol , karena walaupun mulai banyak rekan-rekan guru yang mulai mrothol ( setengah hati ) dalam mengikuti kegiatan MGMP. Tapi Alhamdulillah pengurus masih bisa bernafas lega walaupun  undangan dikirim  lewat SMS ternyata yang  bisa hadir dan berkumpul untuk saling diskusi minimal 10 orang dari 30 an anggota yang terdaftar, ini merupakan prestasi yang amat sangat membanggakan bagi pengurus MGMP. Tetapi terkadang ada juga pertanyaan dari annggota yang rajin tidak hadir yang amat menggeliik telinga " apa MGMP masih ada ?". Semoga diskusi-diskusi yang kita laksanakan tetap dapat berlangsung demi kemajuan anak didik disekolah masing-masing. Semoga............................

Selasa, 25 Mei 2010

MENGGAIRAHKAN MGMP , BAGAIMANA ITU?

                               Pertemuan rutin setiap semester untuk KITA ( sesama mgmp sma ) hanya mendapatkan  jatah 5 kali pertemuan dari MKKS Kabupaten ( bantuan transpor dan konsumsi ) selebihnya kembali kepada komitmen masing-masing anggota MGMP itu sendiri. Sudah ada suntikan dana transport plus konsumsi saja kadang masih banyak rekan-rekan guru yang agak ogah-ogahan untuk mau hadir ke pertemuan yang dengan susah payah diupayakan untuk mengundang anggota oleh pengurus MGMP. Apakah di kabupaten lain juga demikian?.
                               Memang perlu adanya pengorbanan dan kesabaran bagi pengurus MGMP. Pengorbanan waktu untuk mencoba menyusun kegiatan, membuat dan menyampaikan undangan ( secara tulis maupun pesan singkat lewat sms). Atau sudah mulai merasa jenuh dengan rutinitas sehari-hari? . Mengapa seperti kurang bergairah serta kurang semangat dalam mendukung program MGMP ?
                               Untuk pembina MGMP kabupaten melalui MKKS SMA , kami mohon dicarikan solusi atau jalan keluar agar MGMP bergairah kembali sehingga tujuan pendidikan tercapai seperti cita-cita luhur mencerdaskan kehidupan bangsa.  Misalnya dengan diadakan OUT BOND antar MGMP SMA .
                               Mohon tanggapan dan masukan dari rekan guru dimana saja anda berada, semoga guru-guru Indonesia selalu bersemangat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Hidup GURU..........                        

Rabu, 24 Februari 2010

AYO NGUMPUL DI MGMP MATEMATIKA .....2010

                Kegiatan awal di semester II tahun 2009/2010 dilaksanakan kamis, 18 Pebruari 2010 di SMAN 1 Tenggarang dengan agenda tunggal " TELAAH NASKAH UJIAN NASIONAL ", Alhamdulillah walau undangan disebar lewat SMS tetapi yang bisa hadir 16 orang termasuk bapak pembina kita ,Drs.H Mahrus Syamsul MMPd. Matur nuwun sanget kagem bpk Pembina yang sempat hadir walau tidak Fulltime, setidaknya kehadiran bapak menjadi Vitamin penambah semangat kami para guru yang ingin selalu bertambah wawasan keilmuannya.

                Telaah yang sempat diselesaikan untuk 4 tahun terakhir , mulai 2005/2006 sampai 2008/2009 untuk Jurusan IPA. Tindak lanjutnya dengan mencoba memprediksi soal yang akan keluar untuk tahun 2009/2010 sehingga Mudah2an bisa menambah bekal untuk anak didik kelas 12 yang akan mengikuti Ujian Nasional tahun 2010.

                Disela2 mentelaah soal juga terjadi saling sharing antar sesama rekan guru tentang soal2 UAN tahun sebelumnya. Ternyata BENAR kita mau hadir kepertemuan MGMP pasti akan pulang membawa wawasan baru sehingga makin menambah kekayaan kita dalam melaksanakan tugas mencerdaskan anak bangsa.

                Moga2 pertemuan berikutnya makin semarak dan bersemangat, kalau untuk siswa sering saya sampaikan SOGELSIPASSO ( SOpo GELlem SInau PASti iSO ) , maka untuk kita2 para guru SOGELTEPASYO (SOpo GELlem TEko PASti  mulYO).

Minggu, 27 Desember 2009

MGMP Semester Ganjil 2009/2010


          Kegiatan MGMP Matematika SMA Kab Bondowoso Semester ganjil tahun 2009/2010 hanya sempat dilaksanakan sebanyak 4 kali pertemuan. Pertama di SMA Tenggarang , kedua di SMA Sukosari ( Kawasan puncak menuju Kawah Ijen) , ketiga di SMAN 2 Bondowoso dan ke empat di SMA Tenggarang . Alhamdulillah disetiap kegiatan yang hadir antara 20 - 25 orang. Padahal jika hadir semua bisa mencapai 39 orang. 

Agenda yang sempat dilaksanakan adalah:
          1. Pertemuan pertama : sempat diluncurkan usulan dari Pembina MGMP ( Drs. H Mahrus Samsul ,MM.Pd ) bahwa kegiatan MGMP kedepan diupayakan harus menghasilkan sesuatu produk, utamanya untuk anak didik. -Perlu adanya Logo Untuk MGMP Matematika.


          2. Pertemuan ke dua , Penyajian materi tentang Pemetaan SI,SK,KD oleh Parludji,S.Pd ( SMAN 2 Bwoso )  , Info tentang Model Pembelajaran oleh Djoko Wiseno,S.Pd ( SMAN Grujugan ) , Pemaparan rencana Logo MGMP oleh Pembina yang disepakati oleh anggota.




      3. Pertemuan ketiga , Informasi tentang Penilaian oleh Ibu Suntusia,S.Pd (SMA Muhammadiyah Bwoso ) ,ditunjuk secara mendadak mewakili ibu Siti Khusnah,S.Pd (SMAN Tamanan )yang tidak bisa hadir karena bersamaan dengan kegiatan Nominasi SMA di Aula SMAN 2 Bondowoso . Ibu Suntusia,S.Pd ditunjuk karena beliaunya termasuk peserta yang mengikuti workshop di Situbondo selain bu Siti Khusnah,S.Pd. Dilanjutkan oleh-oleh  dari Ketua MGMP ketika mengikuti Workshop di Surabaya tentang  E-learning  dan pembelajara berbasis IT .

          4. Pertemuan ke-empat :  Praktek melakukan pemetaan SI, SK,KD untuk penyempurnaan KTSP  ( walaupun belum diselesaikan secara lengkap dan sempurna).

          Mohon dengan hormat kepada rekan-rekan anggota yang belum sempat hadir agar di kegiatan semester 2 nantinya bisa aktif kembali sehingga ilmu yang kita peroleh di pertemuan MGMP setiap minggunya bisa kita kembangkan untuk nantinya bisa diterapkan dilingkungan kitabertugas masing-masing.
         Permasalahan yang ada dilapangan akan lebih mudah terselesaikan jika kita sampaikan di forum MGMP, karena buah pikir beberapa orang akan lebih bagus dari pada hanya diselesaikan sendiri.

         Ada slogan sederhana yang sering penulis sampaikan kepada siswa- siswa kami yaitu : " SO GEL SI PAS SO " ini bukan berasal dari bahasa Sansekerta atau bahasa Spanyol tetapi ini hanyalah dari bahasa Jawa yang merupakan kepanjangan dari " SOpo GELlem SInau PASti iSO " .
          Jadi siapa yang mau belajar pasti akan bisa nantinya. Ini bukan hanya diperuntukkan siswa tetapi bisa juga untuk orang tua siswa atau guru itu sendiri , termasuk penulis tentunya.

          Semoga kita semua ( para guru ) selalu diberi kekuatan lahir bathin agar dapat dengan tulus ikhlas melaksanakan amanat negara untuk mencerdaskan anak bangsa, mampu menghadapi tantangan dan rintangan dala bentuk apapun, Amin.

MGMP - KKG Bagaimana kita harus mensikapinya??

Dimana ada kegiatan pendidikan dijenjang apapun baik SD/MI , SMP/MTs maupun SMA/MA/SMK ,istilah MGMP (untuk SMP/MTs , SMA/MA/SMK ) ataupun KKG ( untuk SD/MI ) adalah bukanlah sesuatu hal baru bagi kita terutama yang berkutat dilingkungan pendidikan terutama guru. MGMP (Musyawarah Guru Mata pelajaran) atau KKG ( Kelompok Kerja Guru) adalah sebuah wadah dan wahana untuk berkumpulnya para pendidik disana kita dapat saling bertukar wawasan atau saling berdiskusi atas permasalahan yang timbul dan ada dilingkungan tempat para guru bertugas dengan berbagai ragam latar belakang anak didiknya. Permasalahan itu dapat muncul kepermukaan manakala sang guru mau dan berhasrat untuk mencoba menyampaikan keforum diskusi tersebut untuk mendapatkan masukan atau mungkin solusi dari rekan-rekan guru lainnya yang hadir pada forum itu.

Bisa jadi permasalahan yang disampaian ke forum diskusi tersebut oleh beberapa guru bukanlah sesuatu yang dianggap "bermasalah" tetapi oleh sebagian yang lain mungkin hal tersebut juga menjadi masalah yang kiranya perlu adanya solusi untuk memecahkannya. Terkadang permasalahan itu memang sengaja tidak dimunculkan karena "faktor malu" dari pribadi sang guru itu sendiri, yang semestinya pandangan seperti tidaklah harus terjadi. Oleh karena itu melalui tulisan ini mari mulai sekarang kita buang jauh-jauh "faktor malu" itu agar kedepan tugas kita untuk mencerdaskan anak bangsa bisa dapat dilaksanakan dengan penuh semangat, optimis dan berupaya sekuat tenaga agar kita / para pendidik selalu diberi kekuatan lahir bathin sehingga dapat melaksanakan tugas negara ini dengan rasa percaya diri yang tinggi. Insya Allah , Tuhan memberkati kita semua, Amin ya robbal alamin.

Pendidikan di tingkat SD adalah awal penanaman konsep/ teori sebagai dasar penggunaan konsep di jenjang pendidikan berikutnya. Oleh karena itu mohon kepada rekan-rekan guru di SD untuk dapatnya menyampaikan konsep-konsep dasar dari sebuah teori disampaikan dengan secara benar sesuai dengan konsep yang sesungguhnya. Kami sadar tugas seorang guru di SD memang berat, karena sebagai guru kelas harus menyampaikan beberapa mata pelajaran yang mungkin dari beberapa mata pelajaran tersebut ada satu yang kurang dikuasai walaupun di bangku perkuliahan dulu sudah diberikan. Apalagi untuk rekan-rekan guru yang masih baru, mungkin latar belakang masuk IKIP / FKIP karena sedikit terpaksa daripada tidak kuliah. Sehingga bekal ilmu yang diterima di bangku kuliah tidak maksimal dan mungkin belum dikuasai.

Dengan beberapa hal tersebut penulis mengajak dan menyarankan kepada semua rekan guru dari jenjang pendidikan apapun, marilah kita manfaatkan sebaik-baiknya keberadaan MGMP / KKG yang ada dilingkungan kita, baik ditingkat kecamatan maupun kabupaten. Insya Alloh jika kita mengoptimalkan keberadaan forum itu kedepan dunia pendidikan yang kita akan lebih baik, Amin. SEMOGA