UNBK 2019 kian lama kian mendekati anda (maksudnya siswa kelas 12 dimanapun anda sekolah dan dimanapun anda tinggal dan berada, mau anda yang sekolah nya negeri ataupun yang luar negeri ). Persiapan sedini mungkin adalah pantas donk dilakukan , iya nggak ? ( Bagi yang "kurang bersemangat" jawabannya adalah "Nggak" ).
Untuk sampeyan yang dengan lantang menjawab "Nggak" , apa anda siap menunda kelulusan setahun lagi, siap apa ndak ....... , kalo ndak siap , yo ayo mulai sekarang "disiapkan" . Saya akan membantu do'a agar anda diberikan kemampuan untuk bisa mempersiapkan diri menyongsong dann menghadapi UNBK SMA / MA / SMK 2019.
Salah satu cara untuk mulai mempersiapkan diri adalah dengan mencoba mengerjakan TRY OUT UNBK yang berikut ini, semoga bermanfaat :
Untuk yang Matematika silahkan klik yang berikut ya ..... :
https://ainamulyana.blogspot.com/2017/12/latihan-soal-un-unbk-unkp-matematika.html
yang Bahasa Inggris , KLIK yang ini :
https://ainamulyana.blogspot.com/2017/12/latihan-soal-un-unbk-bahasa-inggris-sma.htm
Ini dulu yang bisa saya sajikan untuk anda siswa kelas 12 SMA , MA, SMK dimanapun anda berada, semoga ada manfaatnya, Aamiin.
Wadah INFORMASI dan rekaman kegiatan yang sempat tersimpan di MGMP MATEMATIKA SMA Kab Bondowoso
Kamis, 22 November 2018
Sabtu, 24 Desember 2016
MENUJU AKHIR PERJALANAN BERSAMA DARING
Perjalanan ini dimulai dan berawal
di bulan Oktober minggu keberapa
tepatnya aku sudah lupa?
Sayup-sayup mulai terdengar butir-butir istilah baru
yang belum pernah ada sebelumnya.
DARING DARING dan DARING.
Makanan atau camilan baru model apakah gerangan ??
Sejuta tanya mengelilingi benak dan pikiran
semua guru yang ada di bumi Bhineka Tunggal Ika
dan mulai sedikit familiar mendengar
kata DARING.
Tanpa terasa akhirnya perjalanan itu selesai juga kujalani,
walaupun
aku ( mungkin ) agak berbeda dengan
teman yang lain.
Semenjak
mulai berkenalan dan
bercengkerama dengan
si Daring aku selalu
sendiri dan
sendiri.
Mengapa ???
Maaf aku ( memang ) punya
mentor dan pembimbing
tapi
sejak mulai pertama
aku ber - Daring ria
tidak pernah
sekalipun aku disapa
atau diajak
dialog
dengan mentor apalagi
pembimbing.
Tapi aku bersyukur, walau tanpa sapa dan canda
dari mentor
pada akhirnya akupun bisa selesai dan berhasil
LULUS,
walaupun dengan predikat CUKUP.
Inilah sekilas perjalananku berselancar didunia online bersama
kendaraan GP ( Guru Pembelajar ).
Syukur Alhamdulillah
kuhaturkan kehadiran Alloh SWT
karena diberi kesempatan dapat melaksanakan
Pendidikan dan Latihan
( Diklat Online melalui Guru Pembelajar ).
TETAP SEMANGAT GURU PEMBELAJAR
INDONESIA
Minggu, 27 November 2016
DARING DARING OH DARING....................
DARING APAKAH ITU ?
Termasuk 1 diantara 14 rekan guru Matematika SMA Bondowoso yang harus mengikuti
program GP ( Guru Pembelajar ) awalnya suatu kebanggaan tersendiri,
secara kebetulan aku termasuk 1 diantara 2 rekan guru di SMA ku
yang harus terundang di GP.
Eh ternyata hanya Guru Matematika SMA
yang terundang lebih dulu di Bondowoso, mungkin di Indonesia juga ya ......
Waktu itu hari Rabu 12 Oktober 2016
adalah hari pertama yang bikin aku juga 13 guru yang
lain tegang, tegang dan
super tegang.
Kenapa ??
Karena 12 Oktober adalah hari pertama dimulainya
kegiatan Guru Pembelajar (GP), alias
kegiatan
Online
di rumah masing-masing.
Mau janjian dengan teman sesama guru matematika masih ragu ,
lah janjian apa , dimana en
jam berapa ??
Alhamdulillah sampai saya tulis curhatan ini , aku sudah memasuki modul kedua
sesi 1 karena di modul kedua full tugas setiap kegiatannya
sehingga tidak bisa agak ngebut
seperti ketika pada
modul pertama.
Satu hal yang aku bek (madures) iri dengan teman sesama GP yang di Bondowoso, yakni aku ndak pernah disapa atau diajak brol-ngobrol dengan mentorku.
HARUS TETAP SEMANGAT
dalam mengikuti kegiatan Guru Pembelajar
apapun hasilnya yang penting sudah berupaya
melakukan dan melaksanakan
dengan sekuat tenaga dan
berupaya tetap
bisa ikhlas, walaupun
kadang kala harus mulai berperang
dengan hati kecil ini,
antara
melaksanakan tugasutama
mengajar dikelas
ataukah
mendahulukan alias
mengutamakan sebagai GP
alias
guru pembelajar
Selasa, 24 Juni 2014
Implementasi Kurikulum SMA/SMK 2013 di Bondowoso
Dipenghujung tahun pelajaran 2013/2014 beberapa guru SMA / SMK di Bondowoso dan juga daerah lain harus mengikuti pelatihan implementasi kurikulum 2013, penulis juga termasuk yang harus mengikuti kegiatan itu. Alhamdulillah gelombang pertama dilaksanakan 16-20 Juni 2014 bertempat di SMKN 1 Bondowoso dengan jumlah peserta Matematika SMA sebanyak 22 orang guru ada yg sudah PNS ada juga yg masih belum, ada dari SMA Negeri ada juga dari SMA swasta.
Acara pertama setelah pembukaan semua peserta harus mengikuti pre test tentang kurikulum 2013 dengan 40 soal pilihan ganda. Yach semua soal dilahap dan dikerjakan sesuai dengan pemahaman yang sudah dimiliki semua peserta boleh juga kok hanya sekedar memilih benar atau salah itu nomor 21.
Kegiatan dipandu oleh 2 guru sebagai instruktur (nasional) dari Bondowoso dan dari Jember. Acara difokuskan terhadap apa itu kurikulum 2013, apa maksudnya bagaimana mengaplikasikannya bagaimana model pembelajarannya , bagaimana cara melaksanakan pembelajarannya dan apa pula tujuannya. Dengan kalimat singkat kita diajak "Membedah Kurikulum 2013".
Mentelaah buku siswa karena buku disediakan oleh negara dengan pembiayaan dari dana BOS, ditelaah tentang isinya, urutan materinya, tahapan pengaarannya dan juga bentuk penilaiannya. Kerja kelompok kerja dan kerja itulah rutinitas setiap harinya, kadang masih dilanjutkan untuk dikerjakan dirumah sebagai tugas individu.
Kegiatan berikutnya antara lain :
- belajar membuat perancangan kegiatan pembelajaran saintifik
- belajar membuat perancangan model pembelajaran dan cara penilaiannya
- mengamati contoh video pembelajaran yang sesuai kemauan kurikulum 2013
- belajar membuat rencana pelaksanaan pembelajaran ( RPP )
- belajar mentelaah RPP kelompok lain
- belajar mengamati dalam pelaksanaan pembelajaran (Peer Teaching )
Acara pertama setelah pembukaan semua peserta harus mengikuti pre test tentang kurikulum 2013 dengan 40 soal pilihan ganda. Yach semua soal dilahap dan dikerjakan sesuai dengan pemahaman yang sudah dimiliki semua peserta boleh juga kok hanya sekedar memilih benar atau salah itu nomor 21.
Kegiatan dipandu oleh 2 guru sebagai instruktur (nasional) dari Bondowoso dan dari Jember. Acara difokuskan terhadap apa itu kurikulum 2013, apa maksudnya bagaimana mengaplikasikannya bagaimana model pembelajarannya , bagaimana cara melaksanakan pembelajarannya dan apa pula tujuannya. Dengan kalimat singkat kita diajak "Membedah Kurikulum 2013".
Mentelaah buku siswa karena buku disediakan oleh negara dengan pembiayaan dari dana BOS, ditelaah tentang isinya, urutan materinya, tahapan pengaarannya dan juga bentuk penilaiannya. Kerja kelompok kerja dan kerja itulah rutinitas setiap harinya, kadang masih dilanjutkan untuk dikerjakan dirumah sebagai tugas individu.
Kegiatan berikutnya antara lain :
- belajar membuat perancangan kegiatan pembelajaran saintifik
- belajar membuat perancangan model pembelajaran dan cara penilaiannya
- mengamati contoh video pembelajaran yang sesuai kemauan kurikulum 2013
- belajar membuat rencana pelaksanaan pembelajaran ( RPP )
- belajar mentelaah RPP kelompok lain
- belajar mengamati dalam pelaksanaan pembelajaran (Peer Teaching )
Tanpa terasa sesi berikutnya adalah mengikuti post tes apakah ada pengaruhnya kegiatan selama 4-5 hari itu, jika nilai yang diperoleh ada kenaikan maka kegiatan ini ada hasilnya.
Hari terakhir setelah peer teaching sisa waktu yang ada diisi oleh pembahasan soal yang ada dibuku kelas 10 khususnya soal-soal yang mirip soal olimpiade, Alhamdulillah ada bonus tambahan tentang soal-soal olimpiade.
Acara paling akhir adalah penutupan dan pembagian sertifikat kepada semua peserta. Semoga kegiatan selama 5 hari bisa menjadi bekal untuk dapat melaksanakan kurikulum 2013 di tahun pembelajaran 2014/2015, semoga.
Selasa, 07 Juni 2011
HAI...........PENERUS KI HAJAR DEWANTORO
Apa kabar semua, masih semangat mengantar anak didik senang dan suka Matematika kan?, apa kurang semangat??? , Wah harus segera dicarikan suplemen penambah semangat nih, apa ya?....................... Tunjangan Fungsional sudah, sertifikasi................. sebagian besar juga sudah...........
Kalau dulu sebelum ada tunjangan dan sertifikasi semangatnya 45, TAPI kenapa setelah ada tambahan ini , itu KOK sepertinya (maaf ada yang agak) melempem [ kok kayak kerupuk aja ] , apa sebaiknya tambahan2 itu ditarik lagi ya...........? atau dihapuskan saja.
Ayo donk semangat dikobarkan lagi , jangan semangat pura2 seperti pada saat pemberkasan dulu, walau sampai malam hari ( dilakoni ) tetap semangat demi ........................... ( agak malu nih kalau ditulis ). Untuk yang MAKIN semangat memang harus itu, kan MALU donk kalau tidak makin ber SEMANGAT , 24 jam per minggu wah itu sih keWAJIBan jangan ditawar-tawar lagi, itu kan jumlah jam minimalnya, jadi kalau diberi jam lebih ya mau tak mau (HARUS) DITERIMA saja itu adalah konsekwensinya ( penerima tambahan tunjangan ). ojo ngersulo wae .
ING NGARSO SUNG TULODHO , ING MADYO MANGUN KARSO , TUT WURI HANDAYANI , mari kita jadikan 3 pilar ini sebagai pendobrak semangat agar kita kian hari kian cekatan dan sigap menghadapi tantangan. semoga
Kalau dulu sebelum ada tunjangan dan sertifikasi semangatnya 45, TAPI kenapa setelah ada tambahan ini , itu KOK sepertinya (maaf ada yang agak) melempem [ kok kayak kerupuk aja ] , apa sebaiknya tambahan2 itu ditarik lagi ya...........? atau dihapuskan saja.
Ayo donk semangat dikobarkan lagi , jangan semangat pura2 seperti pada saat pemberkasan dulu, walau sampai malam hari ( dilakoni ) tetap semangat demi ........................... ( agak malu nih kalau ditulis ). Untuk yang MAKIN semangat memang harus itu, kan MALU donk kalau tidak makin ber SEMANGAT , 24 jam per minggu wah itu sih keWAJIBan jangan ditawar-tawar lagi, itu kan jumlah jam minimalnya, jadi kalau diberi jam lebih ya mau tak mau (HARUS) DITERIMA saja itu adalah konsekwensinya ( penerima tambahan tunjangan ). ojo ngersulo wae .
ING NGARSO SUNG TULODHO , ING MADYO MANGUN KARSO , TUT WURI HANDAYANI , mari kita jadikan 3 pilar ini sebagai pendobrak semangat agar kita kian hari kian cekatan dan sigap menghadapi tantangan. semoga
Sabtu, 04 Desember 2010
Ada LESU di MGMP ku , Mengapa ????
Setiap wadah suatu kegiatan pastilah terkandung harapan bahwa nantinya akan muncul suatu pencerahan baru dari mereka yang ikut andil dan aktif mengikuti semua kegiatan yang diadakan. Pengurus yang terpilih sebenarnya sudah berupaya semaksimal mungkin untuk merangkul semua anggota baik yang berada disekitar kecamatan kota maupun dikecamatan yang lain, upaya itu bisa berupa undangan yang dikirim ke sekolah tempat anggota bertugas atau kadang lewat pesan pendek ( SMS ) ataupun juga melalui jejaring sosial FB ( Facebook ).
Apakah kelesuan ini disebabkan karena mereka ; anggota yang jarang bisa hadir (maaf kadang tidak pernah hadir ) sudah menikmati tunjangan profesi dari pemerintah sehingga tidak ada semangat lagi ( kan mereka sudah tidak membutuhkan sertifikat ) seperti dulu ketika sertifikasi belum ada. Jika benar hal itu penyebabnya maka " teramat sangat disayangkan". Bukankah pemberian tunjangan profesi itu adalah Upaya pemerintah untuk menaikkan citra guru agar lebih: kreatif , inovatif, produktif melahirkan terobosan baru dalam pembelajaran yang menyenangkan BUKAN malahan menjadi lesu, lunglai non produktif , non kreatif plus non inovatif. Kok semangatnya tidak segarang seperti ketika menyusun porto folio ya? Ada apa ini ?
Tapi untuk lingkup MGMP MATEMATIKA SMA BONDOWOSO , masih pantas mendapat jempol , karena walaupun mulai banyak rekan-rekan guru yang mulai mrothol ( setengah hati ) dalam mengikuti kegiatan MGMP. Tapi Alhamdulillah pengurus masih bisa bernafas lega walaupun undangan dikirim lewat SMS ternyata yang bisa hadir dan berkumpul untuk saling diskusi minimal 10 orang dari 30 an anggota yang terdaftar, ini merupakan prestasi yang amat sangat membanggakan bagi pengurus MGMP. Tetapi terkadang ada juga pertanyaan dari annggota yang rajin tidak hadir yang amat menggeliik telinga " apa MGMP masih ada ?". Semoga diskusi-diskusi yang kita laksanakan tetap dapat berlangsung demi kemajuan anak didik disekolah masing-masing. Semoga............................
Apakah kelesuan ini disebabkan karena mereka ; anggota yang jarang bisa hadir (maaf kadang tidak pernah hadir ) sudah menikmati tunjangan profesi dari pemerintah sehingga tidak ada semangat lagi ( kan mereka sudah tidak membutuhkan sertifikat ) seperti dulu ketika sertifikasi belum ada. Jika benar hal itu penyebabnya maka " teramat sangat disayangkan". Bukankah pemberian tunjangan profesi itu adalah Upaya pemerintah untuk menaikkan citra guru agar lebih: kreatif , inovatif, produktif melahirkan terobosan baru dalam pembelajaran yang menyenangkan BUKAN malahan menjadi lesu, lunglai non produktif , non kreatif plus non inovatif. Kok semangatnya tidak segarang seperti ketika menyusun porto folio ya? Ada apa ini ?
Tapi untuk lingkup MGMP MATEMATIKA SMA BONDOWOSO , masih pantas mendapat jempol , karena walaupun mulai banyak rekan-rekan guru yang mulai mrothol ( setengah hati ) dalam mengikuti kegiatan MGMP. Tapi Alhamdulillah pengurus masih bisa bernafas lega walaupun undangan dikirim lewat SMS ternyata yang bisa hadir dan berkumpul untuk saling diskusi minimal 10 orang dari 30 an anggota yang terdaftar, ini merupakan prestasi yang amat sangat membanggakan bagi pengurus MGMP. Tetapi terkadang ada juga pertanyaan dari annggota yang rajin tidak hadir yang amat menggeliik telinga " apa MGMP masih ada ?". Semoga diskusi-diskusi yang kita laksanakan tetap dapat berlangsung demi kemajuan anak didik disekolah masing-masing. Semoga............................
Selasa, 25 Mei 2010
MENGGAIRAHKAN MGMP , BAGAIMANA ITU?
Pertemuan rutin setiap semester untuk KITA ( sesama mgmp sma ) hanya mendapatkan jatah 5 kali pertemuan dari MKKS Kabupaten ( bantuan transpor dan konsumsi ) selebihnya kembali kepada komitmen masing-masing anggota MGMP itu sendiri. Sudah ada suntikan dana transport plus konsumsi saja kadang masih banyak rekan-rekan guru yang agak ogah-ogahan untuk mau hadir ke pertemuan yang dengan susah payah diupayakan untuk mengundang anggota oleh pengurus MGMP. Apakah di kabupaten lain juga demikian?.
Memang perlu adanya pengorbanan dan kesabaran bagi pengurus MGMP. Pengorbanan waktu untuk mencoba menyusun kegiatan, membuat dan menyampaikan undangan ( secara tulis maupun pesan singkat lewat sms). Atau sudah mulai merasa jenuh dengan rutinitas sehari-hari? . Mengapa seperti kurang bergairah serta kurang semangat dalam mendukung program MGMP ?
Untuk pembina MGMP kabupaten melalui MKKS SMA , kami mohon dicarikan solusi atau jalan keluar agar MGMP bergairah kembali sehingga tujuan pendidikan tercapai seperti cita-cita luhur mencerdaskan kehidupan bangsa. Misalnya dengan diadakan OUT BOND antar MGMP SMA .
Mohon tanggapan dan masukan dari rekan guru dimana saja anda berada, semoga guru-guru Indonesia selalu bersemangat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Hidup GURU..........
Memang perlu adanya pengorbanan dan kesabaran bagi pengurus MGMP. Pengorbanan waktu untuk mencoba menyusun kegiatan, membuat dan menyampaikan undangan ( secara tulis maupun pesan singkat lewat sms). Atau sudah mulai merasa jenuh dengan rutinitas sehari-hari? . Mengapa seperti kurang bergairah serta kurang semangat dalam mendukung program MGMP ?
Untuk pembina MGMP kabupaten melalui MKKS SMA , kami mohon dicarikan solusi atau jalan keluar agar MGMP bergairah kembali sehingga tujuan pendidikan tercapai seperti cita-cita luhur mencerdaskan kehidupan bangsa. Misalnya dengan diadakan OUT BOND antar MGMP SMA .
Mohon tanggapan dan masukan dari rekan guru dimana saja anda berada, semoga guru-guru Indonesia selalu bersemangat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Hidup GURU..........
Langganan:
Postingan (Atom)