Sabtu, 24 Desember 2016

MENUJU AKHIR PERJALANAN BERSAMA DARING

Perjalanan ini dimulai dan berawal 
di bulan Oktober minggu keberapa 
tepatnya aku sudah lupa?

Sayup-sayup mulai terdengar butir-butir istilah baru 
yang belum pernah ada sebelumnya. 
DARING DARING dan DARING. 

Makanan atau camilan baru model apakah gerangan ??

Sejuta tanya mengelilingi benak dan pikiran 
semua guru yang ada di bumi Bhineka Tunggal Ika
 dan mulai sedikit familiar mendengar 
kata DARING.

Tanpa terasa akhirnya perjalanan itu selesai juga kujalani, 
walaupun 
aku ( mungkin ) agak berbeda dengan 
teman yang lain.

Semenjak 
mulai berkenalan dan
 bercengkerama dengan 
si Daring aku selalu
 sendiri dan
 sendiri.

Mengapa ???
Maaf  aku ( memang ) punya 
mentor dan pembimbing
tapi
sejak mulai pertama 
aku ber - Daring ria
tidak pernah
sekalipun aku disapa 
atau diajak 
dialog
dengan  mentor apalagi 
pembimbing.

Tapi aku bersyukur,  walau tanpa sapa dan canda
dari  mentor
pada akhirnya akupun  bisa selesai dan  berhasil 
LULUS, 
walaupun dengan predikat CUKUP.

Inilah sekilas perjalananku berselancar didunia online bersama 
kendaraan GP ( Guru Pembelajar ).

Syukur Alhamdulillah 
kuhaturkan kehadiran Alloh SWT 
karena diberi kesempatan dapat melaksanakan 
Pendidikan dan Latihan 
( Diklat Online melalui Guru Pembelajar ).

TETAP SEMANGAT GURU PEMBELAJAR 
INDONESIA 


Minggu, 27 November 2016

DARING DARING OH DARING....................

                    DARING APAKAH ITU ?

Termasuk 1 diantara 14 rekan guru Matematika SMA Bondowoso yang harus mengikuti
 program GP ( Guru Pembelajar ) awalnya suatu kebanggaan tersendiri, 
secara kebetulan aku termasuk 1 diantara 2 rekan guru di SMA ku 
yang harus terundang di GP.

Eh ternyata hanya Guru Matematika SMA
 yang terundang lebih dulu di Bondowoso, mungkin di Indonesia juga ya ......

Waktu itu hari Rabu 12 Oktober 2016 
adalah hari pertama yang bikin aku juga 13 guru yang 
lain tegang,  tegang dan 
super tegang. 
Kenapa ??

Karena 12 Oktober adalah hari pertama dimulainya 
kegiatan Guru Pembelajar (GP), alias 
kegiatan 
Online 
di rumah masing-masing. 
Mau janjian dengan teman sesama guru matematika masih ragu ,
 lah janjian apa ,  dimana en 
jam berapa ??

Alhamdulillah sampai saya tulis curhatan ini , aku sudah memasuki modul kedua 
sesi 1 karena di modul kedua full tugas setiap kegiatannya 
sehingga tidak bisa agak ngebut
seperti ketika pada 
modul pertama.

Satu hal yang aku bek (madures) iri dengan teman sesama GP yang di Bondowoso, yakni aku ndak pernah disapa atau diajak brol-ngobrol dengan mentorku.

HARUS TETAP SEMANGAT 
dalam mengikuti kegiatan Guru Pembelajar 
apapun hasilnya yang penting sudah berupaya
 melakukan dan melaksanakan 
dengan sekuat tenaga dan
 berupaya  tetap 
bisa ikhlas, walaupun
kadang kala harus mulai berperang 
dengan hati kecil ini,
antara 
melaksanakan tugasutama
mengajar dikelas 
ataukah 
mendahulukan alias 
mengutamakan sebagai GP 
alias
guru pembelajar


Selasa, 24 Juni 2014

Implementasi Kurikulum SMA/SMK 2013 di Bondowoso

           Dipenghujung tahun pelajaran 2013/2014 beberapa guru SMA / SMK di Bondowoso dan juga daerah lain harus mengikuti pelatihan implementasi kurikulum 2013, penulis juga termasuk yang harus mengikuti kegiatan itu. Alhamdulillah gelombang pertama dilaksanakan 16-20 Juni 2014 bertempat di SMKN 1 Bondowoso dengan jumlah peserta Matematika SMA sebanyak 22 orang guru ada yg sudah PNS ada juga yg masih belum, ada dari SMA Negeri ada juga dari SMA swasta.
          Acara pertama setelah pembukaan semua peserta harus mengikuti pre test tentang kurikulum 2013 dengan  40 soal pilihan ganda. Yach semua soal dilahap dan dikerjakan sesuai dengan pemahaman yang sudah dimiliki semua peserta boleh juga kok hanya sekedar memilih benar atau salah itu nomor 21.
         



     
 Kegiatan dipandu oleh 2 guru sebagai instruktur (nasional) dari Bondowoso dan dari Jember. Acara difokuskan terhadap apa itu kurikulum 2013, apa maksudnya bagaimana mengaplikasikannya bagaimana model pembelajarannya , bagaimana cara melaksanakan pembelajarannya dan apa pula tujuannya. Dengan kalimat singkat kita diajak "Membedah Kurikulum 2013".
          Mentelaah buku siswa karena buku disediakan oleh negara dengan pembiayaan dari dana BOS, ditelaah tentang isinya, urutan materinya, tahapan pengaarannya dan juga bentuk penilaiannya. Kerja kelompok kerja dan kerja itulah rutinitas setiap harinya, kadang masih dilanjutkan untuk dikerjakan dirumah sebagai tugas individu.
          Kegiatan berikutnya antara lain :
- belajar membuat perancangan kegiatan pembelajaran saintifik
- belajar membuat perancangan model pembelajaran dan cara penilaiannya
- mengamati contoh video pembelajaran yang sesuai kemauan kurikulum 2013
- belajar membuat rencana pelaksanaan pembelajaran ( RPP )
- belajar mentelaah RPP kelompok lain
- belajar mengamati dalam pelaksanaan pembelajaran (Peer Teaching )
               

                                                         


           Tanpa terasa sesi berikutnya adalah mengikuti post tes apakah ada pengaruhnya kegiatan selama 4-5 hari itu, jika nilai yang diperoleh ada kenaikan maka kegiatan ini ada hasilnya.
Hari terakhir setelah peer teaching sisa waktu yang ada diisi oleh pembahasan soal yang ada dibuku kelas 10 khususnya soal-soal yang mirip soal olimpiade, Alhamdulillah ada bonus tambahan tentang soal-soal olimpiade. 

            Acara paling akhir adalah penutupan dan pembagian sertifikat kepada semua peserta. Semoga kegiatan selama 5 hari bisa menjadi bekal untuk dapat melaksanakan kurikulum 2013 di tahun pembelajaran 2014/2015, semoga.


         

Selasa, 07 Juni 2011

HAI...........PENERUS KI HAJAR DEWANTORO

                            Apa kabar semua, masih semangat mengantar anak didik senang dan suka Matematika kan?,      apa kurang semangat??? , Wah harus segera dicarikan suplemen penambah semangat nih, apa ya?.......................  Tunjangan Fungsional sudah, sertifikasi................. sebagian besar juga sudah...........
Kalau dulu sebelum ada tunjangan dan sertifikasi semangatnya 45, TAPI kenapa setelah ada tambahan ini , itu KOK sepertinya (maaf ada yang agak) melempem [ kok kayak kerupuk aja ] , apa sebaiknya tambahan2 itu ditarik lagi ya...........?  atau dihapuskan saja.

                           Ayo donk semangat dikobarkan lagi , jangan semangat pura2 seperti pada saat pemberkasan dulu, walau sampai malam hari ( dilakoni ) tetap semangat demi ........................... ( agak malu nih kalau ditulis ). Untuk yang MAKIN semangat memang harus itu, kan MALU donk kalau tidak makin ber SEMANGAT , 24 jam per minggu wah itu sih keWAJIBan jangan ditawar-tawar lagi, itu kan jumlah jam minimalnya, jadi kalau diberi jam lebih ya mau tak mau (HARUS)  DITERIMA saja itu adalah konsekwensinya ( penerima tambahan tunjangan ). ojo ngersulo wae .

                          ING NGARSO SUNG TULODHO , ING MADYO MANGUN KARSO , TUT WURI HANDAYANI , mari kita jadikan 3 pilar ini sebagai pendobrak semangat agar kita kian hari kian cekatan dan sigap menghadapi tantangan. semoga

Sabtu, 04 Desember 2010

Ada LESU di MGMP ku , Mengapa ????

                   Setiap wadah suatu kegiatan pastilah terkandung harapan bahwa nantinya akan muncul suatu pencerahan baru dari mereka yang ikut andil dan aktif mengikuti semua kegiatan yang diadakan. Pengurus yang terpilih sebenarnya sudah berupaya semaksimal mungkin untuk merangkul semua anggota baik yang berada disekitar kecamatan kota maupun dikecamatan yang lain, upaya itu bisa berupa undangan yang dikirim ke sekolah tempat anggota bertugas atau kadang lewat pesan pendek ( SMS ) ataupun juga melalui jejaring sosial FB ( Facebook ).
                  Apakah kelesuan ini disebabkan karena mereka ; anggota yang jarang bisa hadir (maaf kadang tidak pernah hadir ) sudah menikmati tunjangan profesi dari pemerintah sehingga tidak ada semangat lagi ( kan mereka sudah tidak membutuhkan sertifikat ) seperti dulu ketika sertifikasi belum ada. Jika benar hal itu penyebabnya maka " teramat sangat disayangkan". Bukankah pemberian tunjangan profesi itu adalah Upaya pemerintah untuk menaikkan citra guru agar lebih: kreatif , inovatif, produktif melahirkan terobosan baru dalam pembelajaran yang menyenangkan BUKAN malahan menjadi lesu, lunglai non produktif , non kreatif plus non inovatif. Kok semangatnya tidak segarang seperti ketika menyusun porto folio ya? Ada apa ini ?
                  Tapi untuk lingkup MGMP MATEMATIKA SMA BONDOWOSO , masih pantas mendapat jempol , karena walaupun mulai banyak rekan-rekan guru yang mulai mrothol ( setengah hati ) dalam mengikuti kegiatan MGMP. Tapi Alhamdulillah pengurus masih bisa bernafas lega walaupun  undangan dikirim  lewat SMS ternyata yang  bisa hadir dan berkumpul untuk saling diskusi minimal 10 orang dari 30 an anggota yang terdaftar, ini merupakan prestasi yang amat sangat membanggakan bagi pengurus MGMP. Tetapi terkadang ada juga pertanyaan dari annggota yang rajin tidak hadir yang amat menggeliik telinga " apa MGMP masih ada ?". Semoga diskusi-diskusi yang kita laksanakan tetap dapat berlangsung demi kemajuan anak didik disekolah masing-masing. Semoga............................

Selasa, 25 Mei 2010

MENGGAIRAHKAN MGMP , BAGAIMANA ITU?

                               Pertemuan rutin setiap semester untuk KITA ( sesama mgmp sma ) hanya mendapatkan  jatah 5 kali pertemuan dari MKKS Kabupaten ( bantuan transpor dan konsumsi ) selebihnya kembali kepada komitmen masing-masing anggota MGMP itu sendiri. Sudah ada suntikan dana transport plus konsumsi saja kadang masih banyak rekan-rekan guru yang agak ogah-ogahan untuk mau hadir ke pertemuan yang dengan susah payah diupayakan untuk mengundang anggota oleh pengurus MGMP. Apakah di kabupaten lain juga demikian?.
                               Memang perlu adanya pengorbanan dan kesabaran bagi pengurus MGMP. Pengorbanan waktu untuk mencoba menyusun kegiatan, membuat dan menyampaikan undangan ( secara tulis maupun pesan singkat lewat sms). Atau sudah mulai merasa jenuh dengan rutinitas sehari-hari? . Mengapa seperti kurang bergairah serta kurang semangat dalam mendukung program MGMP ?
                               Untuk pembina MGMP kabupaten melalui MKKS SMA , kami mohon dicarikan solusi atau jalan keluar agar MGMP bergairah kembali sehingga tujuan pendidikan tercapai seperti cita-cita luhur mencerdaskan kehidupan bangsa.  Misalnya dengan diadakan OUT BOND antar MGMP SMA .
                               Mohon tanggapan dan masukan dari rekan guru dimana saja anda berada, semoga guru-guru Indonesia selalu bersemangat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Hidup GURU..........                        

Rabu, 24 Februari 2010

AYO NGUMPUL DI MGMP MATEMATIKA .....2010

                Kegiatan awal di semester II tahun 2009/2010 dilaksanakan kamis, 18 Pebruari 2010 di SMAN 1 Tenggarang dengan agenda tunggal " TELAAH NASKAH UJIAN NASIONAL ", Alhamdulillah walau undangan disebar lewat SMS tetapi yang bisa hadir 16 orang termasuk bapak pembina kita ,Drs.H Mahrus Syamsul MMPd. Matur nuwun sanget kagem bpk Pembina yang sempat hadir walau tidak Fulltime, setidaknya kehadiran bapak menjadi Vitamin penambah semangat kami para guru yang ingin selalu bertambah wawasan keilmuannya.

                Telaah yang sempat diselesaikan untuk 4 tahun terakhir , mulai 2005/2006 sampai 2008/2009 untuk Jurusan IPA. Tindak lanjutnya dengan mencoba memprediksi soal yang akan keluar untuk tahun 2009/2010 sehingga Mudah2an bisa menambah bekal untuk anak didik kelas 12 yang akan mengikuti Ujian Nasional tahun 2010.

                Disela2 mentelaah soal juga terjadi saling sharing antar sesama rekan guru tentang soal2 UAN tahun sebelumnya. Ternyata BENAR kita mau hadir kepertemuan MGMP pasti akan pulang membawa wawasan baru sehingga makin menambah kekayaan kita dalam melaksanakan tugas mencerdaskan anak bangsa.

                Moga2 pertemuan berikutnya makin semarak dan bersemangat, kalau untuk siswa sering saya sampaikan SOGELSIPASSO ( SOpo GELlem SInau PASti iSO ) , maka untuk kita2 para guru SOGELTEPASYO (SOpo GELlem TEko PASti  mulYO).